Pesan Al-Quran dalam Menyikapi Berita Hoax: Perspektif Dakwah di Era New Media

Abd. Mujib

Abstract


The rapid development of social media in the contemporary era, has given birth to the phenomenon of hoax, which is very disturbing for society. This is because the consequences of hoax messages are slanderous and attempts to disunite social groups. In response to this, the role of Islamic preacher (da’i) in conveying the message of the Qur'an regarding the importance of providing accurate information is necessary. The da'is are obliged to convey the truth according to al-Qur'an to ummah and to provide them a clear understanding in addressing the hoaxes news. Thus, the hoaxes news that often encourage social, political, and religious conflicts in the society can be resolved quickly and appropriately.

Keywords


Media massa; hoax; pesan al-Quran dalam mensikapi hoax

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman. (1999). Dasar-dasar public relation. Bandung: Alumni.

Ahmad, A. (1983). Dakwah Islam dan perubahan sosial. Yogyakarta: PLP2M.

Akib S.R.H. (1973). Problematika dakwah. Jakarta: Bulan Bintang.

Allcott, H., & Matthew, G. (2017). Social media and fake news in the 2016 election. Journal of Economic Perspectives. 31(2), 211-235. Diakses dari http://www.jstor.org/stable/44235006.

Al-Qarni, A. (2008). Tafsir Al-Muyassar. Jakarta: Qisthi Press.

Al-Raziy, M. (1994). Mukhtaral-Sihah. Beirut: Dār al-Kutub al-'Ifmiyyah.

Al-Zarqaniy, M.A.A. (1972). Manahil al-‘irfan fi ‘ulum al Qur'an, Juz I. Kairo: 'Isa al-Babiy aI¬Halabiy.

Amin, A. (1991). Kitab al-Akhlaq terj. Farid Ma’ruf, Etika (Ilmu Akhlak). Jakarta: Bulan Bintang.

Aminah, S. (1993). Pengantar ilmu al-Qur’an dan tafsir. Semarang: CV. Asy-Syifa.

Awaludin. (2005). Paradigma dakwah humanis strategi dan metode dakwah Prof. KH. Saifudin Zuhri. Semarang: Rasail.

Aziz, M.A. (2004). Ilmu dakwah. Jakarta: Kencana.

Badaruddin. (2013). Dakwah informatif dan transformatif penyuluh agama. Jurnal ilmu dakwah dan pengembangan komunitas. 7 (1). 52-67. Diakses dari http://download.portalgaruda.org/ article.php?article=342313&val=7951&title=DAKWAH INFORMATIF DAN TRANSFORMATIF PENYULUH AGAMA

Benedictus, A. (2016). Simangunsong, interaksi antarmanusia melalui media sosial facebook mengenai topik keagamaan. Jurnal Aspi–kom. 3(1), 65-76. Dikases dari http://jurnalaspikom.org/ index.php/aspikom/article/view/99/95.

Budiman, A. (2017). Berita bohong (hoax) di media sosial dan pembentukan opini publik. Majalah Info Singkat Pemerintahan Dalam Negeri Isu Aktual. DPR RI: Pusat Penelitian Badan Keahlian, 10(1), 17-20. Diakses dari https://berkas.dpr.go.id/ puslit/files/info_singkat/Info%20Singkat-IX-1-I-P3DI-Januari-2017-181.pdf.

Departemen Agama RI. (2008). Al-Qur’an dan tafsirnya Jilid 9, (Edisi yang Disempurnakan). Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat.

Departemen Agama RI. Jakarta. (1993). Al-Qur’an dan terjemahnya.

Dewey, C. (17 November 2016). Facebook fake-news writer: I think Donald Trump is in the white house because of me. Washington Post. Diakses dari https://www.washingtonpost.com/news/the-intersect/wp/2016/11/17/facebook-fake-news-writer-i-think-donald-trump-is-in-the-white-house-because-of-me/?utm_term=.dcb8bacc82f6

Durham, Meenakshi, G., & Douglas, MK. (eds). (2006). Media and cultural studies. USA: Blackwell Publishing.

English Diction diakses dari http://wiktionary.org .

Eriyanto. (2002). Analisis framing, konstruksi, ideologi dan politik media. Yogyakarta: LKiS.

Eriyanto. (2003). Analisis Wacana: Pengantar analisis teks media. Yogyakarta: LKiS.

Esack, F. (2002). The Qur’an: A short introduction. London: Oneworld Publication.

Holmes, D. (2012). Teori komunikasi media, teknologi dan masyarakat. (Teguh Wahyu Utomo, penterjemah). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Karya asli diterbitkan tahun 2005)

Ibrahim, M.D (1994). Teknologi, emansipasi dan transendensi: Wacana peradaban dengan visi Islam. Bandung: Mizan.

Ilaihi, W., & Harjani, H. (2008). Pengantar sejarah dakwah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Iskandar. (2001). Pemikiran Hamka tentang dakwah. Makassar, Pusat Penelitian Islam dan Masyarakat (PPIM).

Istriyani, R. (2016). Media: Causes and strategies to overcome Islamophobia (psychological and sociological study). Qijis. 4(2). 201-217. Diakses dari http://journal.stainkudus.ac.id/ index.php/QIJIS/article/view/1759.

Jan, H.K., Kristopher, H., Ian, P., & McCarthy, B.S. (2011). Under–standing the functional building blocks of social media. Business Horizons, 54(3), 241-251.

John, L. (1996). Theories of human communication, 5th Edition. New York: Wadsworth Publishing Company.

Koloay, R.N.S. (2016.). Perkembangan hukum Indonesia berkenaan dengan teknologi informasi dan komunikasi. Jurnal Hukum Unsrat. 22 (5), 16-27. Diakses dari https://media.neliti.com/ media/publications/894-ID-perkembangan-hukum-indonesia-berkenaan-dengan-teknologi-informasi-dan-komunikasi.pdf.

Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2006). The Elements of journalism. (Yusi A. Pareanom: penterjemah). Jakarta: Yayasan Pantau.

Librianty, A. (13 Feb 2017). Survei: Media sosial jadi sumber utama penyebaran hoax. Diakses dari http://tekno.liputan6.com/read/ 2854713/survei-media-sosial-jadi-sumber-utama

Mahfuz, A.I. (1958). Hidayat al-musyidin. Kairo: al-Matba'at al¬-Usmaniyyah al-Misriyyah.

Mahna, A.I. (1982). al¬-Tarbiyah Fī al-Islām. Kairo: Dar al-Sya'b.

McQuail, D. (1992). Media performance: Mass communication and the publik interest. New Dehli: Sage Publications.

Morris P.F., & Samuel J.A. (2008). Political polarization in the American public. Annual Review of Political Science. vol. 11, 563-588. https://doi.org/10.1146/annurev.polisci.11.053106.153836.

Munir, S.A. (2009). Ilmu dakwah. Jakarta: Amzah.

Nasution, H. (1987). Teologi Islam. Jakarta: UI Press

Nasution, H. (1995). Falsafat dan mistisisme dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Nuh Sayyid, M.M. (1991). An al-sunnah wa al-jama’ah fy qadiyyat al¬-tagayyur bi janibaih al-tarbawi wa al-da'awiy. Dar al-Wafa al-Tiba'ah Wa al-Nasyr.

Oxford University. (2011). Oxford: Learner’s pocket dictionary. Oxford: Oxford University Press.

Potter, D. (2006). Buku pegangan jurnalisme independen. Jakarta: Biro Program Informasi Internasional Deplu AS.

Rasmussen, A.K. (2010). Women the recited Qur’an, and Islamic music in Indonesia,. London: University Of California Press Ltd.

Rivers Jay W. J., & Peterson, T. (2008). Mass media and modern society, alihbahasa edisi Indonesia Haris Munandar, media massa dan masyarakat modern. Jakarta: Kencana.

Rofiq, A. (2004). Pembacaan yang atomistik terhadap al Qur’an; Antara penyimpangan dan fungsi. Jurnal Studi al Qur’an dan Hadits, 4 (1), 1-17.

S. Lev, D. (1976). Origins of the Indonesian advocacy. Indonesia, vol. 21, 135-170.

Sasono, A. dkk. (1998). Solusi Islam atas problematika umat: Ekonomi, pendidikan dan dakwah. Jakarta: Fauzan.

Shihab, M. Q. (2009). Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati.

Shihab, M. Q. (2008). Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Alfabeta.

Subhi, A.M. (2001). Al-falsafah al-akhlaqiyyah fi al-fikr al-Islami: al-‘aqliyyun wa al-dzauqiyyun aw al-nadzar wa al-‘amal. (Yunan Askaruzzaman Ahmad: Penterjema). Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta. (Karya asli diterbitkan tahun 2000).

Subramanian, S. (2017). Inside the Macedonian fake-news complex. Diakses dari https://www.wired.com/2017/02/veles-macedonia-fake-news/

Sydell, L. (2016). We tracked down a fake-news creator in the suburbs. here’s what we learned. Diakses dari https://www.npr.org/ sections/alltechconsidered/2016/11/23/503146770/npr-finds-the-head-of-a-covert-fake-news-operation-in-the-suburbs.

Tashandra, N. (14 Februari 2017). Media sosial, penyebaran "hoax", dan budaya berbagi. Diakses dari http://nasional.kompas.com/ read/2017/02/14/09055481/media.sosial.penyebaran.hoax.dan.budaya.berbag.

Udin, R., & Djaelani, M.A. (2001). Prinsip dan Strategi Dakwah. Jakarta, Pustaka Media.

Umar, T. (1971). Ilmu dakwah. Jakarta: Wijaya.

Wabah hoax : Kabar sesat di media sosial. (2017). Tempo, 2-8 Januari.

Wijaya, D.M., Suhartono, A.W., & Sutopo, A.R. (2016). Perancangan iklan layanan masyarakat untuk orang berusia 18-25 tahun agar kritis dalam menerima informasi di media sosial. Jurnal DKV Adiwarna, 1(8), 1-9. Diakses dari http://publication.petra.ac.id/ index.php/dkv/article/view/4380

Zahrah, M.A. Al-Da’wah lla al-Islam. Dar al-Fikr al-'Arabiy.




DOI: http://dx.doi.org/10.15642/jki.2017.7.1.42-65

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by:

Creative Commons License
Jurnal Komunikasi Islam (JKI) by http://jki.uinsby.ac.id/index.php/jki is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats