Komunikasi Agama dan Kearifan Lokal: Dimensi Pesan dan Saluran Komunikasi Agama Masyarakat Mamala Maluku

Pardianto Pardianto

Abstract


This article discusses the role of local culture as a channel of religious communication in conveying religious teachings in Mamala, Leihitu, Central Maluku, Maluku Province. Through descriptive qualitative methods, this study concludes that local tradition has remained an effective medium of religious communication for internalizing cultural values and Islamic teachings amongst Mamala villagers. The religious symbols embedded within the local culture, such as taking bath before Ramadan, the Shafar shower, the maulid ceremony of the Prophet Muhammad, the marriage and pregnancy ceremonies, tradition of pukul sapu lidi, the alifuru attraction, and the traditional dance Manuhua, have become religious communication channel, for religious leaders in particular, to meaning-making as well as to convey the 'new interpretation' of the symbols that is not in line with Islamic teachings.

Keywords


Komunikasi agama; saluran komunikasi; kearifan lokal; ajaran Islam

Full Text:

PDF

References


Afif, H.M. (ed). (2009). Harmonisasi agama dan budaya di Indonesia (ed.2). Jakarta: Balai Pustaka.

Agustian, A.G. (2001). Rahasia sukses membangun kecerdasan emosional dan spiritual berdasarkan 6 rukun iman dan 5 rukun Islam. Jakarta: Arga.

Ahmadi, A, & Salimi, N. (1991). Dasar-dasar pendidikan agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Ali, M.D. (2008). Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Rajawali Pers.

Ali, M. (1984) Penelitian kependidikan prosedur dan strategi., Bandung: Angkasa.

Ali. M (1987). Beberapa persoalan agama dewasa ini. Jakarta: Rajawali Press.

Arikunto, S. (1993). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2007). Metode penelitian.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (1999). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Badri, Y. (1999). Sejarah peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Berger, P. L., & Thomas, L. (1990). Kontruksi sosial atas realitas. Jakarta: LP3ES.

Bungin. (2013). Sosiologi komunikasi: Teori, paradigma dan diskursus teknologi komunikasi di masyarakat. Jakarta: Prenada Media Group.

Darajat, Z. (1976). Pembinaan remaja. Jakarta: Bulan Bintang.

Deddy, M. (2003). Ilmu komunikasi suatu pengantar Cet VI. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2005). Al-Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya: CV. Karya Utama.

Dirdjosanjoto, P. (1999). Memelihara umat: Kyai pesantren – Kyai langgar di Jawa. Yogyakarta: LKiS.

Elonesa, W. (2012). Perkembangan Islam di Maluku. Koleksi Makalah. Diakses dari http://makalahtugasku.blogspot.co.id/2012/12/ makalah-perkembangan-islam-di-maluku.html

Elonesa, W. (2014). Sejarah kerajaan Islam di Maluku. Koleksi Makalah. Diakses dari http://tugas-makalahmu.blogspot.com/ 2014/12/sejarah-kerajaan-islam-di-maluku.html

Geertz, C. (1981). Santri, priyayi, abangan dalam masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Goleman, D. (1996). Kecerdasan emosional. (Penterjemah: T. Hermaya). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Horikoshi, H. (1987). Kyai dan perubahan sosial. Jakarta: P3M.

Koenjaraningrat. (1991). Metode penelitian masyarakat. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Liliweri, A .(2005) Prasangka dan konflik: Komunikasi lintas budaya masyarakat Jakarta: Litbang & Pengembangan Agama.

Majid, A. (2000). Tantangan dan harapan umat Islam di era globalisasi. Bandung: Pustaka Setia.

Moleong. L.J. (1998). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moleong. L.J. (2010). Metode penelitian kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Muhadjir, N. (1998). Metodologi penelitian kualitatif Edisi III. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Muhaimin. A.G. (2001). Islam dalam bingkai budaya lokal potret dari Cirebon. Jakarta: Logor.

Muis, A.A. (2002). Komunikasi Islam. Bandung:PT. Remaja Rosdakarya.

Mulder, N. (1999). Agama, hidup sehari-hari dan perubahan budaya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Multazam, A. (2013) Kerajaan bercorak Islam di Maluku. Diakses dari http://multazam-einstein.blogspot.co.id/2013/05/sejarah-islam-kerajaan-bercorak-islam.html

Mursyid, A. (ed). (2009). Pemetaan kerukunan kehidupan beragama di berbagai daerah di Indonesia. Jakarta: Badan Litbang & Diklat Departemen Agama.

Nata, A. (2003). Manajemen pendidikan (mengetasi kelemahan pendidikan Islam di Indonesia). Jakart: Kencana.

Nazir, K.M. (2003). Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia,

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Balai Pustaka.

Ritohardoyo, S. (2006). Bahan ajar ekologi manusia. Program Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, UGM, Yogyakarta.

Ritzer, G. (1985). Sosiologi ilmu pengetahuan: Berparadigma ganda. Jakarta: Rajawali Press.

Ritzer, G., & Goodman, D.J. (2009). Teori sosiologi: Dari teori sosiologi klasik sampai perkembangan mutakhir teori sosial postmodern. (Penterjemah Nurhadi). Yogyakarta: Kreasi Wacana. (Karya asli dipublikasikan tahun 2004).

Rumini, S., & Sundari, S. (2004). Perkembangan anak dan remaja. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sahal, A., & Azis, M. (2016). Islam nusantara ; Dari ushul fiqh hingga konsep historis. Bandung : PT. Mizan persada.

Sarwono, S.W. (1997). Psikologi remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudjana. N. (1989). Penelitian dan penilaian pendidikan. Bandung: Sinar Baru Offset.

Sugiyono. (2009). Memahami penelitian kualitatif: Dilengkapi contoh proposal dan laporan penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sukandi, S (2010). Sejarah masuknya Islam ke wilayah Maluku. Diakses dari https://saripedia.wordpress.com/tag/sejarah-masuknya-islam-ke-wilayah-maluku/

Syam, Nur. (2001). Komunitas Islam di tengah perubahan: Mempertahankan tradisi lokal diantara usaha purifikasi pada komunitas Islam pesisir Tuban Jawa Timur. Jakarta: Balitbang Depag RI.

Syam, Nur. (2005). Islam pesisir. Yogyakarta: LKiS.

Wahid, A. (1997). Kata pengantar dalam tradsionalisme radikal. Yogyakarta: LkiS.

Wikipedia. (tt). Kabupaten Maluku Tengah. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Maluku_Tengah.




DOI: http://dx.doi.org/10.15642/jki.2017.7.2.297-326

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by:

Creative Commons License
Jurnal Komunikasi Islam (JKI) by http://jki.uinsby.ac.id/index.php/jki is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats