Implementasi Jurnalisme Dakwah dalam Media Online Islam: Analisis Isi Berita VOA-Islam.com

  • Anisah Meidayanti UIN Sunan Ampel
Keywords: Jurnalisme dakwah, elemen jurnalistik, nilai Islam, berita

Abstract

The proliferation of Islamic-based media in the Indonesian post-reform era has made an important contribution in spreading Islamic information and proselytising on the one side, and generate socio-political conflict on the other side. This article reports on research conducted with 2 of those news coverage samples in the online media of VOA. Islam .com, using a quantitative descriptive of content analysis. Findings illustrated a poor implementation of da’wah journalism elements which adapted from common journalism principles such as honesty, fairness, impartiality, and accuracy of information. However, these Islamic-based online news sites indicated greater attention to implement da’wah journalism characteristics based on Islamic values regarding how information should be conveyed to audiences such as Qaulan Ma’rufan, Qaulan Kariman, Qaulan Masyuran, Qaulan Balighan, and Qaulan Layyinan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aflahah. (2012, Mei). Kohesi dan koherensi dalam wacana. Jurnal OKARA. 1(7).

Amaroh, A.U dkk. (2015). Penalaran dalam artikel mahasiswa baru Jurusan Sastra Bahasa Indonesia. Jurnal Kembara, 1 (2).

Anggoro, S. (2019). Kode etik jurnalistik. Tirto.id. Diakses dari www.tirto.id/kode-etik-jurnalistik-8Nb.

Arifin, K. A. (2014). Menyoal jurnalisme Islam . Remotivi.or.id. Diakses dari www.remotivi.or.id/kupas/57/Menyoal-Jurnalisme-Islam.

Armando, A., & Ciptadi, S.G. (2018), Upaya agensi melawan logik jangka pendek jurnalisme daring : Studi kasus Tirto.id. Jurnal Komunikasi Indonesia . 7 (1).

Asshidiqi. (2004). Tafsir Al-Bayan. Semarang : Pustaka Rizki Putra

Aziz, M.A. (2004). Ilmu Dakwah : Edisi Revisi. Jakarta: Kencana.

Aziz, M.A. (2015). Public Speaking: Gaya dan Teknik Pidato Dakwah. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press

Bakti, A. F., & Lacomnte., I. (2015). The integration of dakwah and journalism : Peace journalism. Jurnal Komunikasi Islam. 5 (1).

Bungin, B. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif . Jakarta: Prenada Media Group.

Daulay, H. (2016). Jurnalistik dan Kebebasan Pers. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Departemen Agama RI. (2009). Alquran dan Terjemahannya.Bandung: Diponegoro.

Eriyanto. (2015). Analisis Isi. Jakarta: Kencana.

Hanapi, M. S. (2014). The Wasatiyyah ( Moderation ) concept in Islamic epistimology : A case study of its implementation in Malaysia. International Journal of Humanities and Social Science, 04(09).

Ishwara, L. (2011). Jurnalisme Dasar. Jakarta: Buku Kompas.

Ismail, I. & Prio Hotman. (2011). Filsafat Dakwah : Rekayasa Membangun Agama dan Peradaban Islam. Jakarta: Kencana Prenada.

Juditha, C. (2017). Sentimen dan imparsialitas isi berita tantang Ahok di portal berita online. Jurnal PIKOM ( Penelitian Komunikasi dan Pembangunan. 18 (1).

Kamali, M. H. (2015). The Middle Path of Moderation in Islam : The Qur'anic Pirnciple of Wasatiyyah. (Pratinjau google books.) Oxford University Press. Diakses February 8, 2019, dari books.google.id

Katsir, I. (2003). Tafsir Ibnu Katsir . Bandung : Sinar Baru.

Kemkominfo. (2017). Kemkominfo buka blokir lima situs Islam. Kominfo.go,id. Diakses dari www.kominfo.go.id/content/detail/8813/kemkominfo-bukablokir-lima-situs-islam/0/sorotan_media.

Kuskridho, dkk. (2017). Kualitas Jurnalisme Publik di Media Online : Kasus Indonesia.Yogyakarta: UGM Press.

Kusuma, M. (2013). Obyektivitas koran lokal dalam liputan berita pemilukada. (Skripsi) Univeristas Gajah Mada.

Mahfud, C. ( 2014). Ideologi media Islam Indonesia dalam agenda dakwah : Antara jurnalisme provetik dan jurnalisme provokatif. Jurnal Dakwah. 15(1)

Majdi, U. Y. (2007). Quranic Quotient : Menggali dan Melejitkan Potensi Diri Melalui AlQur'an. Jakarta: Qultummedia.

Marliana, N. L. (2009). Problematika penggunaan ragam bahasa jurnalistik pada media massa dan implikasinya terhadap pembinaan bahasa indonesia di masyarakat. Jurnal Diksi. 16(2).

Martono, N. (2010). Statistika Sosial. Yogyakarta: Gava Media.

Mohammad, H. (1992). Jurnalisme Islami Tanggungjawab Moral Wartawan Muslim. Surabaya: Pustaka Progresif.

Muhtadiah, D. (2017). Peran jurnalisme profetik menghadapi hoax. Jurnal Dakwah Tabligh. 18(2 ).

Mukhlis, A. N. (2015). Konsep Wasathiyah dalam Al-Qur'an : Studi komparatif antara Tafsir al-Tahrir wa at-Tanwir dan Aisar at-Tafasir. Jurnal An-Nur. 04(02).

Nasution, Z. (2015). Etika Jurnalisme : Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta: Raja Grafindo.

Oktaria, D dkk. (2016). Logika berbahasa sebagai pendeteksi pola pemberitaan ‘nonaktif’ pada penulisan haeadline surat kabar. Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(No.1).

Pamungkas, S. (2014). Kebebasan Berekspresi dalam Peraturan Tentang Isi Media Indonesia. (Thesis). Fakultas Hukum, Universitas Kristen Satya Wacana: Salatiga.

Pontarie, E. (2015). Bahasa Sensaional dalam Pemberitaan Media. Balai Pengkajian Pengembangan Komunikasi dan Informatika. Widyaparwa. 43(2), 103-114.

Prihadi, S. D. (2017). Kominfo blokir Voa-Islam dan 10 situs SARA lainnya. cnnindonesia.com. Diakses dari www.cnnindonesia.com/teknologi/20170103101914-185-183699/kominfo-blokirvoa-islam-dan10-situs-sara-lainnya.

Puryanto, N. L. (2009). Problematika penggunaan ragam bahasa jurnalistik pada media massa dan implikasinya terhadap pembinaan bahasa indonesia di masyarakat. Jurnal Diksi. 16(2).

Quthb, S. (2001). Tafsir fi Zhilalil Quran. Jakarta: Gema Insani.

Rahman, M. S. (2014). Islam dan pluralisme. Jurnal Fikrah. 02(01).

Rahman, N. F. (2012). Pemahaman konsep tauhid asas keharmonisan kepelbagaian agama. International Journal of Islamic Thought. 1(2).

Rangkuti, A. (2017). Konsep keadilan dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Islam. 06(01).

Razi, M. (2017). Pluralisme dan multikulturalisme dalam membangun masyarakat madani. Jurnal Al-Ibrah. 2(2).

Wazir, d. (2015) dalam Islam Prinsip-prinsip

Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jurnal Ilmiah Berwasit, Vol.05 No.01

Rumata, V. M. (2017, Desember 12). Obyektivitas Berita Pada Media Dalam

Jaringan.

Romeltea. (2019). Bahasa jurnalistik : Pengertian dan karakteristik. Romeltea.com Diakses dari www.romeltea.com/bahasa-jurnalistik-pengertian-dan-karakteristik/

Rumata, V. M. (2017). Obyektivitas berita pada media dalam jaringan. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik. 2(1), 111-125.

Rusmalita, S. (2014). Komunikasi efektif membangun kearifan dalam dakwah. Jurnal AlHikmah. 8(1).

Saichon, M. (2017). Makna takwa dan urgensinya dalam Al-Qur'an. Jurnal Usrah, 03(01).

Saragih, M. Y. (2015.). Al-Qur’an as a media of journalism for da’wah. IOSR Journal Of Humanities and Social Science. 1(11).

Siddiqi. M.A. (2012). Ethics and responbility in journalism : An Islamic perspective. media development 46. Diakses dari www.pdfs.semanticsholar.org

Sugiyanto. (2018). Metode Penelitian : Kuantitatif,Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Suhandang, K. (2004). Pengantar Jurnalistik : Seputar Organisasi Produk dan Kode Etik. Bandung: Nuansa.

Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Matematika. 5(1).

Suryana, T. (2011). Konsep dan aktualisasi kerukunan antar umat beragama. Jurnal Pendidikan Agama Islam Ta'lim. 09(02).

Syah, H. (2014). Hakim Syah, Peran Jurnalisme Islam ditengah Hegemoni Pers Barat dalam Globalisasi Informasi. , Jurnal Komunikasi Islam,Volume 04,Nomor 1,

Tim Siswapedia. (2014). Kalimat utama,kalimat penjelas, gagasan utama dan gagasan penjelas. Siswapedia.com. Dikases dari https://www.siswapedia.com/kalimat-utama-kalimat-penjelas-gagasan-utama-dan-gagasan-pendukung/

Wazir, R. (2015). ,Komunikasi dalam Islam berdasarkan prinsip-prinsip Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jurnal Ilmiah Berwasit. 05(01)

Zaenuddin, A. (2018). Kompetisi di antara berbagai situsweb. Daily. Tirto.id. Diakses dari www.tirto.id/kompetisi-di-antara-berbagai-situsweb-islam-cEHi

Published
2020-06-10
How to Cite
Meidayanti A. (2020). Implementasi Jurnalisme Dakwah dalam Media Online Islam: Analisis Isi Berita VOA-Islam.com. Jurnal Komunikasi Islam, 10(1), 173-193. https://doi.org/10.15642/jki.2020.10.1.173-193